?

Log in

No account? Create an account
rockstar

tokie_chan


glimpse of psychotic mind

something about me and my crazy mind


Share kekecewaan dengan ILC Course, les bahasa di Jakarta.
rockstar
tokie_chan

Kekecewaan terbesar dengan ILC

Dulu waktu ILC pertama kali akan dibuka di daerah saya, saya berhenti ke booth ILC bertanya tanya apakah saya bisa mengambil bahasa indonesia di ILC, karena mereka menawarkan bahasa Indonesia di beberapa bahasa yang mereka tawarkan.

Memang aneh, saya sebagai orang indonesia tulen ingin belajar bahasa Indonesia. Tapi karena kebutuhan pekerjaan sebagai seorang penerjemah dan saya merasa bahasa Indonesia saya masih butuh perbaikan, saya merasa setidaknya saya harus mengerti struktur bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Dan pada saat itu di booth ILC, mereka kaget dengan keinginan saya, dan mereka katakan pada saya bahwa mereka akan mencoba memeriksa dengan guru kurikulum mereka, apakah ada tingkatan bahasa Indonesia yang bisa saya ambil. Saya diminta kembali keesokan harinya.

Di bulan september 2014 itulah, sehari setelahnya saya bahkan mengunjungi tempat yang berbeda hanya untuk menemui Sales Manajer mereka untuk memastikan apa yang dijanjikan ke saya:

1. Kelas bahasa Indonesia untuk saya (dan saya memastikan dengan mereka bahwa walaupun hanya saya seorang, kelas tetap akan dibuka)

2. Guru yang berpengalaman.

3. Kelas regular yang akan diadakan seminggu 2 kali

4. Saya diizinkan untuk mengikuti kelas bahasa lainnya yang mereka tawarkan tanpa dikenakan biaya tambahan.

5. Tempat kursus akan dibuka pada bulan januari dan saya akan dihubungi ketika sudah bisa memulai kelas tersebut.

Di perjanjian kontrak saya tertulis dengan jelas bahasa yang akan dipelajari adalah bahasa Indonesia.

Dan ketika bulan Januari 2015 tiba, karena persiapan yang tidak matang tetapi kelas tetap dipaksakan buka, kericuhan terjadi. Schedule yang berganti setiap minggu, kelas yang dijanjikan tidak dibuka, pergantian jam kelas di menit menit terakhir dan benar kelas Indonesia tidak ada sama sekali dalam jadwal.

Saya melayangkan keluhan, tapi janji janji hanya datang tanpa ada realisasi sampai saya memaksa untuk bertemu muka dengan manajer kursus tersebut. Manajer tersebut menawarkan saya untuk mengganti paket saya ke kelas private, dan apa yang saya bayarkan tersebut hanya mencakup 10 kali kelas. untuk selama 3 bulan. Saya menolak dengan keras, karena bukan itu yang ditawarkan ke saya, ketika saya akhirnya setuju utnuk menggambil kursus di ILC. Manajer tersebut menyetujui permintaan saya. Akhirnya di bulan Maret 2015 kelas Bahasa Indonesia dibuka. Saya belajar bersama dengan orang Asing di ILC Kelapa Gading.

Semua berjalan dengan normal sampai pada bulan Agustus 2015, kelas saya diberhentikan oleh ILC dengan alasan tidak jelas, hanya bahwa kelas tersebut tidak bisa diteruskan. Dan lagi lagi yang ditawarkan ke Saya adalah private class. Semua proses kembali lagi seperti awal dan akhirnya karena tidak dapat mencapai persetujuan, manajemen di Kelapa Gading mengajukan kasus saya ke manajemen pusat, untuk proses refund sisa waktu kursus saya.

Kasus saya terombang ambing tidak jelas. Manajemen di Kelapa Gading pun berkali kali ganti dan setiap ada pergantian, kasus saya seperti hilang begitu saja. Manajer baru di kelapa Gading tidak tahu menahu akan kasus saya dan setiap saya follow up, saya harus kembali memasukan keluhan saya. Ketika saya akhirnya telpon ke Kantor pusat, mereka bilang tidak tahu menahu dengan keluhan saya dan kasus saya tidak ada di kantor pusat, walaupun manajemen kelapa Gading bersikukuh bahwa kasus saya sudah ditangani oleh kantor pusat. Dan saya pun ditantang untuk datang ke kantor pusat ILC.

Saya pun datang ke kantor pusat ILC yang berada di Tanjung Duren, bertemu dengan orang yang mungkin dipaksakan untuk bertemu dengan saya. Dia berjanji akan meneruskan kasus saya ini dan akan dihubungi oleh orang yang berwenang.

Dan sampai sekarang, telpon dari ILC itu tidak pernah berdering sama sekali. Saya tidak pernah dihubungi oleh orang ILC sama sekali, harus saya yang mengejar terus. Dengan nama orang yang berganti ganti. Ketika akhirnya saya mendapatkan orang yang bertanggung jawab, mereka kembali menawarkan opsi private kembali, dan ini seperti proses awal lagi. Kembali saya menolak, saya hanya minta apa yang dijanjikan ke saya di waktu awal saya menandatangani kontrak atau kembalikan sisa uang saya karena barang yang mereka jual sudah tidak ada.

Mereka menjawab tidak mungkin dan solusi hanyalah private untuk 10 kali kelas, saya berargumen berkali kali, saya tidak mau jika saya mau dari pertama saya sudah setuju. Dan orang tersebut berjanji kepada saya akan menelpon saya kembali kalau dia sudah mendapatkan gambaran situasi yang jelas. Setelah itu pesan saya tidak dijawab, telpon tidak diangkat. Lagi lagi masalah saya seperti diabaikan begitu saja.

Dan kembali saya bergerilya lagi menelpon ILC, memulai lagi dari awal tentang keluhan saya ini. Dilempar lagi ke orang lain, dan lagi lagi mengalami jalan buntu dan saya dilempar lagi kembali ke orang yang sama. yang menangani saya sebelumnya. Dan lagi kembali dengan kelas private terebut. dan ditambahkan bahwa keanggotaan saya sudah expired maka dari itu option yang memungkinkan hanyalah ini.

Saya putus asa, capek, dan marah menjadi dendam. Jadi dari dulu sampai sekarang apakah memang hanya diulur ulur begitu saja supaya saya menyerah? supaya saya hilang begitu saja? Karena keanggotaan saya sudah expired maka kedudukan saya melemah?

Sudahlah saya menyerah kalah. Saya sudah capek dan frustasi. Berbagai macam ‘seandainya’ berkecamuk di kepala saya. Tapi sudah cukup, saya capek dan tidak tahu harus bagaimana lagi.

Akhirnya hanya diganti 10 kali sesi private (1 sesi = 1 jam). 2 sesi sekali dating yang berarti dengan maksimal 1 busan dipakai. Sungguh luar biasa.

Teman Teman yang mau les Bahasa. Beneran hati hati deh. Jangan sampe kaya gini.


at least i'm updating something after a long while.... XD
twoface
tokie_chan
Since i've asked for some prompt, angin_biru and rai_neko has giving prompts of ... ok now i forgot but it's something like 'time travel' and 'ghost' right? XD So i thought it's a perfect theme for this little something that's been in my head for quiete a while. so here goes nothing

Title: See you See me.
Rate: urm... Teen? for mention of nakedness?
Fandom: KinKi Kids.. duh!
Beta: Unbetaed
Notes: it's been a while so please be gentle on me >.<

here goes nothingCollapse )

===================

oh god *run away*
Tags: ,

my voice
rockstar
tokie_chan
Here I sat
Looking outside
Watching the rain hit the ground
As my mind torn apart

"One day I fly away
Leave all this to yesterday"
I've kept singing in my head
Not believing in anything instead

Feeling weak and tired
Ready to give up
A small voice whispered
This is not yet the end

One hand clutching
A pair of eyes staring
The mind batling
What the heart desiring

In this fight
Where everything is ruin
With all my might
I shall win

"One day I fly away
Leave all this to yesterday"
Words escaping my lip
As I see the rain has stop
Tags: ,

rambling as usual
rockstar
tokie_chan
long time no see my dear friends!!!! XD  I need to write more so here i am XD
randomly complainingCollapse )
Tags:

sesekali di bawah bulan purnama --> wtf tittle
rockstar
tokie_chan
this story is just too good not to be write down, because it really made me choke and almost disgustingly threw water out of my nose. and it will be in Indonesian, because i think it's funier like that XD

Bokap gue itu bukan orang yang pendiem sih, not really. Tapi buat dia ngeluarin joke lucu itu menurut gue jarang banget. Dia lebih banyak diem, tapi ya itu celetukannya kadang2 bikin geleng2 pala atau sesekali di bawah bulan purnama (ini mustinya mau ngommong 'once under the full moon' ternyata kalo di Indonesiain itu ngga ada keren kerenya yah?) bokap gue ini bisa deh ngelucu nga terduga. ... Hari ini bukan bulan purnama juga sih... tapi ya udah lah yah XD

so tadi gue sekeluarga pergi makan wedang ronde jahe, yang aje gile pedes amat itu jaheeeeee (--> gini katanya mau ngikutin ossan makan jahe mentah) dan kejadian ini datang begitu tiba tiba ketika gue lagi nyeruput itu jahe panas nan pedas.

Buat catatan background, adek gue itu suka banget sama yang namanya wedang jahe (walaupun tadi pas minum wedang jahe dia juga kepedesan XD) so jadilah tadi dia mesen satu mangkok (kecil nga gede) wedang jahe.

Adek: *nyeruput jahe panas nan pedas* beuh! ini enak banget nih klo diminum di puncak
Bokap: (yang ngga dinyana nyana ikut bersuara) ya udah yuk kita ke puncak
Adek + Gue: Halah yang bener aja mau kepuncak (--> bayangin saut sautan pake suara alto dan tenor gituh) kapan mau pergi, hyah!
Bokap: ya pergi kan tinggal pergi, trus ini *menggeret mangkuk jahe panas nan pedas* tinggal dibawa sama mangkoknya. Udah kan beres.
Adek: Ya keleus!!!
Gue: *pas dia ngommong dibawa gue lagi nyeruput si jahe keparat itu* !#$%^ -->udah keselek sama mangkoknya sekalian.
Nyokap: BUWAHAHAHAHAHAHA *sambil nunjuk ke gue*

>.>

....

...

....

setelah ditulis nga lucu yah?! tapi sumpah pas itu gue keselek gitu. XD

sekian updatean nga jelas :p
Tags:

This happen earlier today
rockstar
tokie_chan
And so i was attending my sewing lesson. (Yup, I'm officially went and sign up for sewing lesson, and yes i already have a lot of needles wound all over my hand XD) The class was less crowded than usual, so me who usually put my head down ignoring everyone was actually having a conversation with my mentor.

It was actually interesting. She had a mind set a little bit different than the average mother. Usually here mother would tend to worry about daughters who haven't got married by the age nearing 30. But she is worrying over her son. Granted that she only had 2 sons and no daughter, so yeah i don't think she need to worry about daughter issue. But the way she put it is interesting.

Mentor: "The numbers of women in this world outweigh the men. and they all said if we don't get the men quick enough they will turn to other men"
....ok... interesting...

Mentor: "You know, if men didn't get married by early 30 it could mean that they're gay, we can really observe their behaviour. Single and they are usually very succesfull in whatever they're doing. Do sometime look around and see"

Mam... seriously you do want to continue discussing this with me? ... I'm a full fledge fujoshi. I observe all the time XD

Mentor: "It's different with women, because usually they can presevere more. If they aren't married by 30, they could focus on career and anything else. If they want to have kids they can adopt. But with men, if they aren't married chances are they have boyfriend"

Um... really? my mind is logically screaming. This is weird.

Mentor: "I'm worried about my sons. One of them is already 24. If by 28 they haven't get a girlfriend, i should really ask them to get one and get them married by 30."

I heard this case over and over again with daughters, but son?? this is the first time. It's kinda sad for the son but ... it really amuse me. Married problem in here is like the main issue of life. oh well *shrugs*

Mr. son that i have yet to know, good luck with your life and do stay strong if you haven't had any potential girlfriend for married by 28. Your life is still yours!
Tags:

whoa long time no see -- this is fandom related rant
rockstar
tokie_chan
Back to LJ XD I'm alive, surprise!!!!! XD

Anyway since i need space to take everything off as usual, so i here i am XD

I've got to say lately my anti-social tendency was heightened so much, i am so much going reclused from everything. Tried to cut off from all the sns, even personal messanger. I just kinda feel i get too much human exposure, and i'm getting annoyed with everything *sigh* oh well *shrugs*

fandom rantCollapse )
Tags:

Kimi wa Karma part 2
rockstar
tokie_chan
Finally I edited this (Although not perfect) and with this published it! So I hope with fulfilling my promise, Tsuyoko won't bother me anymore XD I knew this been a while but a promise is a promise :p

This is continuation from here (part 1)

Tittle: Kimi wa Karma (part 2)
Rated: PG
Language: Indonesian
Fandom: KinKi Kids (well part of it i guess XD) / original
Notes: because I said that i allowed it to publish and a man has to keep on her promise XD so here it is, although it's weird and it;s not even can be called a proper fic (I callled this plot elaboration) but it's done and here it is my first indonesian fic.

One more timeCollapse )


THE END!


*roll around in the grass for a while and goes back living in the cave*

Because I'm being chased by deadline
rockstar
tokie_chan
Some things that i found interesting today XD

1. Evil Crab = Mr. Crab
When i went out and eat at seafood restaurant I overheard a girl on the neighbor table said this
"Mommy, the crab is evil right? is it as evil as Mr. Crab?"
I really try hard not to laugh out loud and almost choke on that evil crab. Yes I believe crab is evil XDDD

2. Decaf Mocha = Chocolate?
I planned to do some work in sbuck cafe and i ordered "Hot Peppermint mocha, nonfat, decaf, no whipped cream" When I had to go for family dinner, I let my father taste it and ask him to guess what is it. he said "Mint.... chocolate mint?" XD
And my drink is so minty, whoever put a lot of mint on my drinks... I really want to hug you XDD
Tags:

me, my mom and fashion
rockstar
tokie_chan
kemaren kepikiran... Nyokap gue itu orangnya modis, soal fashion sih nga kuno (tapi kolot XD) dan dia itu tipe ibu ibu yang suka dandanin anaknya. Sayangnya dia punya anak cewek kaya gue XD

Dari kecil gue nga suka banget pake baju ribet. maunya kalo bisa cuman celana kolor sama kaos kutang doank. enak adem, praktis nga susah make dan nyepotnya. Dan gue inget banget klo udah buka lemari, bagian yang digantung yang adanya di pojok kanan atas, itu adalah baju baju yang dibeli nyokap gue dan sumpah nga akan gue sentuh klo nga terpaksa banget (yang pasti jelas dipaksa nyokap gue). Gue masih inget itu dress dress anak kecil yang model one shoulder warna putih atau yang paling gue benci rok bludru dengan atasan kain kaca transparan. Lucu sih tapi itu kain kaca klo dipake gatelnya setengah mampus. Kulit gue sensitif sama gituan, jadi klo panas dikit aja gue dah nangis minta cepot karena gatelnya dah nga tahan.

Kecil sudah bermasalah, masuk ke smp tambah dewa lagi fashion sense gue XD itu jaman jamanya gue menganggap celana jeans dengan kaos gombrong itu fashion top abis. Gaya gue persis kaya anak2 NKOTB, kaos gombrong, jeans, pake topi kebalik XD lagi lagi nyokap gue cuman bisa menghela napas nga bisa dandanin gue. Sampe SMA dan kuliah, gue nga seneng shopping, jadi semua urusan baju gue serahkan ke nyokap. Semua baju yg gue pake semua diimpor dari Indo (toh di OZ mahal kan XD) Udah diberi kebebasan begini nyokap gue tambah puyeng. Soalnya semua baju yang dia beli klo gue nga suka ya nga pernah gue pake XD so dia selalu cari aman, kaos, kaos dan kaos XD

Sampe akhirnya gue lulus, masuk ke perusahaan textile, ketemu sama fashion designer yang lebih gembel dandananya dibanding gue tapi menghasilkan karya yang cool banget menurut gue. Apalagi saat itu juga gue sudah mulai kena overexposure nagayan. Mulai lah gue pake baju yang agak trendy dikit. Udah mulai ketepa Nagayan, gue kenalan sama Tsuyoshi... Jelas arah fashion gue pun jadi tambah nyeleneh XD Nyokap gue sampe komentar, kalo tiap minggu dia deg-degan ngeliat gue turun pake baju apa XD Dan baru baru ini akhirnya dia menyerah kalah ngommong "Kamu memang nyentrik" *sambil menghela napas, geleng2 kepala*

Nyokap gue itu dari dulu pengen banget ngeliat anaknya feminin, pake rok, rambut panjang, disisir rapi. Tapi yah gue gitu XD Makanya pas akhir akhir ini gue suka beli rok terusan, dianya seneng banget. Dan dia minta gue panjangin rambut (Well lebih tepatnya dia ngasih ultimatum nga boleh potong rambut sih) Dan akhirnya kemaren gue mulai komplen

me: "boros shampoo nih, skarang kalo keramas musti pumping 2 kali shampoonya"
mom: "masa?"
me: "iya rambutku dah kepanjangan nih"
mom: "ya udah, boleh potong rambut"
me: "beneran? aku potong abis yah?"
mom: *kaya barusan liat hantu, dengan muka terbelalak sedih ngeliatin gue*

Mana gue tega potong rambut kalo gini?????
Tags: